Visi Usahid : ”Menjadi Pengembang IPTEKS, Menghasilkan Lulusan Unggul, Berkarakter dan Berjiwa Kewirausahaan yang Berdaya Saing di Tingkat Nasional dan Internasional“.

Usahid Solo Gelar Sumpah Ners

Universitas Sahid Surakarta, Selasa (30/4) menggelar sumpah ners. Pengambilan sumpah profesi ners dilaksanakan oleh setiap perawat yang telah lulus profesi keperawatan (ners). Berdasar Undang-Undang nomor 38 tahun 2018 tentang Keperawatan, setiap perawat wajib mengikuti pendidikan profesi keperawatan atau ners agar dapat melakukan praktik atau kerja sebagai seorang perawat. Lulus pendidikan profesi menjadi syarat utama memeroleh Surat Tanda Registrasi (STR). Registrasi ini merupakan bentuk pengakuan mengenai kompetensi atau kualifikasi secara hukum. Jumlah lulusan yang diambil sumpahnya hari ini ada sebanyak 17 orang.

Rektor Universitas Sahid Surakarta, Dr. Ir. Mohamad Harisudin, M.Si. dalam sambutannya mengatakan bahwa perawat merupakan profesi yang menjanjikan, dalam arti tersedianya lapangan kerja yang luas. “Setiap manusia butuh hidup sehat. Kesadaran masyarakat akan hidup sehat semakin tinggi namun sakit adalah sesuatu yang membutuhkan penanganan tersendiri. Di sinilah peran perawat dibutuhkan,” papar Haris. Permintaan akan tenaga perawat disebut Haris terutama di negara-negara maju terus meningkat, di antaranya kawasan Timur Tengah dan Asia Timur. Sayangnya, kebutuhan akan tenaga perawat masih didominasi negara lain, bukan Indonesia, utamanya Philipina. Padahal, menurut Haris, tenaga kerja Indonesia memiliki kelebihan yang seharusnya bisa memiliki peluang lebih dibanding negara lain, yakni terkait sifat ramah n murah senyu, dan kepedulian sosialnya yang tinggi. Namun untuk bisa bersaing di bursa tenaga kerja global, tidak cukup dengan modal ramah dan tingkat kepedulian tinggi. Selain profesionalitas, kompetensi terutama dalam penguasaan Bahasa asing, harus ditingkatkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *