VISI USS : Menjadi Universitas Unggul di Jawa Tengah melalui penyelenggaraan pendidikan yang berkualitas dan berjiwa kewirausahaan pada tahun 2020.

Seminar public relation dan Coaching Clinic News Presenter

Seminar PR UsahidProgram Studi Ilmu Komunikasi Universitas Sahid Surakarta (USS), Jumat 31 Maret 2017, menggelar seminar tentang public relation atau humas serta coaching clinic news presenter dengan narasumber dari iNews TV. Selaku pemateri adalah Corporate Seretary Sindo Media/iNews TV, Dr. Nicolaus Uskono, S.Sos., M.Si dan news presenter iNews TV, Pram Sendjaya. Kaprodi Ilmu Komunikasi USS, Rosanah, S.S., M.I.Kom., menjelaskan dengan agenda ini diharapkan mahasiswa mengetahui lebih dekat perihal industri media khususnya penyiaran dengan fokus pada peran Humas di era konvergensi. Di era ini, Humas menurut Rosanah mendapatkan tantangan besar yakni tentang bagaimana cara mengoptimalkan peran Humas melalui pemanfaatan media baru sekaligus media lama.

Humas atau public relation (PR) adalah komunikator bagi suatu organisasi yang menjalankan fungsi sebagai sumber informasi baik bagi internal maupun eksternal institusi. PR sekaligus harus mampu menjalankan fungsi persuasif agar tercipta opini publik yang baik mengenai institusi tempat ia bekerja.

Pada kesempatan ini para mahasiswa juga mendapatkan materi mengenai trik atau tips menjadi presenter berita televisi dari Pram Sendjaya. Pram yang sudah berpengalaman di depan kamera selama lebih dari tujuh tahun menjelaskan biasanya orang akan gugup saat awal awal berhadapan dengan kamera. Selain jam terbang, hal yang dapat dilakukan untuk mengurangi rasa itu adalah dengan senam mulut dan olah vokal. olah vokal sangat penting sehingga saat siaran tidak belibet, tenang, dan tidak kehabisan nafas meski siaran berjam jam.

Kegiatan ini mendapat sambutan luar biasa dari para mahasiswa, terbukti mereka yang ikut tidak hanya dari program studi Ilmu Komunikasi USS namun juga mahasiswa dari universitas lain seperti Universitas Sebelas Maret, Institut Agama Islam Negeri/IAIN Surakarta, serta Politehnik Indonusa. Para mahasiswa mendapat kesempatan untuk mencoba tampil di depan kamera sebagai presenter berita kemudian dievaluasi mengenai kekurangan dan kelebihan.(erw)