VISI USS : Menjadi Universitas Unggul di Jawa Tengah melalui penyelenggaraan pendidikan yang berkualitas dan berjiwa kewirausahaan pada tahun 2020.

Seminar Nasional Prodi Ilmu keperawatan Usahid Surakarta

Seminar Nasional

Minggu 11 Maret 2018, bertempat di Graha Sarjana Universitas Sahid Surakarta (Usahid Surakarta) telah diselenggarakan seminar nasional keperawatan oleh Program Studi Ilmu Keperawatan Universitas Sahid Surakarta (Usahid Surakarta), seminar nasional dengan tema “Trend dan Issue Paliative Care di Indonesia”. Sebagai keynote speaker yaitu Dr.Christantie Effendy,S.Kp.,M.Kes., (Ketua Himpunan Perawat Onkologi Indonesia)  dan Budi Purwanto S.Kep.,Ns.,M.Kes.,(Owner dan Founder Budi Nersalindo)

Latar belakang Program Studi Ilmu Keperawatan Universitas Sahid Surakarta (Usahid Surakarta) mengadakan seminar Nasional keperawatan “Tentang Trend dan Issue Paliative Care di Indonesia” . Kondisi  negara Indonesia tengah menghadapi tantangan besar yakni masalah kesehatan triple burden. Masalah kesehatan triple burden dikarenakan masih adanya penyakit infeksi, meningkatnya Penyakit Tidak Menular (PTM) dan penyakit yang seharusnya sudah teratasi muncul kembali. Pada era 1990, penyakit menular seperti ISPA, Tuberkulosis dan Diare merupakan penyakit terbanyak dalam pelayanan kesehatan. Namun, perubahan gaya hidup masyarakat menjadi salah satu penyebab terjadinya pergeseran pola penyakit (transisi epidemiologi).

Formulir Beasiswa PPA 2018

Aksi Solidaritas Donor Darah

 

Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Surakarta dan Universitas Sahid Surakarta, Senin 7 Mei 2018, menggelar kegiatan donor darah massal. Selain untuk meringankan beban sesama, kegiatan ini juga sebagai bentuk sosialisasi terhadap masyarakat akan pentingnya melakukan donor darah sebagai bagian dari menjaga kesehatan tubuh. Kegiatan yang diberi nama donor darah mobile ini berkenaan pula dengan akan hadirnya bulan puasa. Pada bulan puasa,  jumlah pendonor biasanya akan mengalami penurunan sementara kebutuhan akan darah tidak terpengaruh. Dokter Jaga PMI Kota Surakarta, dr Laila Latifah menegaskan jika stok darah di PMI Kota Surakarta hingga saat ini masih aman. Proram donor darah mobile dilakukan setiap hari hingga lima kali, di titik-titik berpotensi , diantaranya adalah lembaga pendidikan, seperti yang digelar di Universitas Sahid Surakarta saat ini. (Erwin K)

Upacara Hardiknas 2018

Surakarta—Upacara memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Halaman Kampus Universitas Sahid Surakarta berlangsung khidmat, Rabu (02/05/2018). Acara tersebut dihadiri seluruh warga selingkungan Usahid Solo dan Sekolah Tinggi Pariwisata Sahid Solo  mulai dari pejabat Usahid dan STP Sahid, senat, dosen, karyawan, dan mahasiswa yang menjadi petugas Upacara. Pembina Upacara yang yang bertugas Bapak Dr. Budi Purnomo, M.Hum selaku ketua Sekolah Tinggi Pariwisata Sahid Solo.

800-an Siswa Ikuti Uji Coba Ujian Masuk PTN di Usahid

Sebanyak 816 siswa SMA dan sederajat di wilayah Kota Surakarta dan sekitar, Minggu 22 April 2018 mengikuti ujian uji coba masuk perguruan tinggi negeri (PTN) bertempat di Universitas Sahid Surakarta. Panitia acara Yunita Primasanti, ST., M.T, menjelaskan kegiatan ini untuk memberikan gambaran riil tentang soal-soal yang akan dihadapi para siswa yang akan mengikuti proses seleksi ujian masuk perguruan tinggi negeri. Dengan begitu, diharapkan para siswa yang telah dinyatakan lulus dari sekolah mereka, mampu menakar kemampuan dan potensi mereka, di program studi yang akan dipilih. Selain bertempat di Usahid Solo, uji coba tes seleksi masuk perguruan tinggi negeri ini serentak digelar di 51 kota di Indonesia. Selain memberikan kisi-kisi tembus ujian masuk PTN, juga disosialisasikan perihal sistem baru yang diberlakukan pada seleksi PTN tahun 2018 ini, yangmana berbeda dengan tahun tahun sebelumnya. “Kalau di tahun sebelumnya itu masih menggunakan sistem jawaban betul plus empat dan salah minus satu, untuk tahun ini dihilangkan yang salah minus satu. Artinya dulu ketika ada jawaban yang salah satu maka skor nilai akan dikurangi satu. Tahun ini sudah tidak,” jelas Yunita.