VISI USS : Menjadi Universitas Unggul di Jawa Tengah melalui penyelenggaraan pendidikan yang berkualitas dan berjiwa kewirausahaan pada tahun 2020.

Ners

Visi Program Studi

Visi Program Studi Ners adalah menjadi program studi Ners yang unggul di Jawa Tengah dalam penyelenggaraan pendidikan akademik, penelitian, dan pengabdian dalam bidang ilmu keperawatan, serta berjiwa kewirausahaan pada tahun 2025

Misi Program Studi

Dalam rangka mencapai visi Prodi Ners maka perlu menerapkan misi sebagai berikut :

  1. Menyelenggarakan pendidikan Ners yang unggul dan berjiwa kewirausahaan dalam rangka menghasilkan lulusan perawat yang profesional.
  2. Menyelenggarakan riset di bidang kesehatan.
  3. Menyelenggarakan pengabdian kepada masyarakat dibidang kesehatan.
  4. Mewujudkan atmosfir akademik yang kondusif.
  5. Memperluas jejaring kerjasama kemitraan yang sinergik.

Tujuan Program Studi

Tujuan Prodi Ners Universitas Sahid Surakarta adalah menghasilkan lulusan yang :

  1. Profesional pada bidang kegawatdaruratan dan keperawatan medikal bedah
  2. Menguasai IPTEKS dan berjiwa kewirausahaan.
  3. Bersifat terbuka dan tanggap terhadap lingkungan sosial sebagai fasilitator antara masyarakat dan tim kesehatan.
  4. Mampu berkomunikasi secara terapeutik dalam pemberian pelayanan kesehatan.
  5. Memiliki karakter kepemimpinan yang mampu bekerja secara mandiri atau bekerja sama dalam tim.
  6. Inovatif, kreatif dan bertanggungjawab dalam pelayanan kesehatan.

Sasaran

Dalam rangka mewujudkan visi, misi, dan tujuan yang telah ditetapkan, maka Program Studi Ners FIK USAHIDĀ  memiliki dua sasaran yaitu :

  1. Perluasan Akses
  2. Meningkatkan lahan praktik mahasiswa dari 19 lahan menjadi 25 lahan praktik.
  3. Meningkatkan perluasan area promosi ke wilayah Indonesia timur (NTT, NTB, Sulawesi, dan Maluku) dalam rangka peningkatan jumlah mahasiswa
  4. Meningkatkan kemitraan dalam rangka pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi hingga tingkat regional.
  5. Peningkatan kualitas, relevansi dan daya saing
  6. Meningkatkan kualitas SDM (tenaga pendidik dan tenaga kependidikan) sehingga mampu mendukung proses pembelajaran yang baik, semua tenaga pendidik harus S2 pada tahun 2018; tenaga kependidikan mempunyai sertifikat yang mendukung ketrampilan yang diperlukan.
  7. Meningkatkan sarana dan prasarana pendidikan sesuai perkembangan keilmuan, dengan menambah jumlah peralatan laboratorium sehingga dapat meningkatkan keseimbangan rasio penggunaan alat.
  8. Meningkatkan mutu pembelajaran melalui peninjauan kurikulum yang relevan dengan perkembangan keilmuan.
  9. Meningkatkan mutu pembinaan kegiatan kemahasiswaan melalui kegiatan pelatihan softskill.
  10. Meningkatkan relevansi kompetensi lulusan melalui uji kompetensi, pelatihan BTCLS.
  11. Meningkatkan daya saing lulusan dalam bidang kegawatdaruratan dan medikal bedah melalui pelatihan bertaraf nasional/internasional.