VISI USS : Menjadi Universitas Unggul di Jawa Tengah melalui penyelenggaraan pendidikan yang berkualitas dan berjiwa kewirausahaan pada tahun 2020.

Usahid Gelar Kelas Bahasa Arab Gratis untuk Umum

Universitas Sahid Surakarta (Usahid) menggelar kelas bahasa Arab gratis terbuka untuk masyarakat umum, dan tidak terbatas pada agama tertentu (Islam). Kelas bahasa Arab ini digelar setiap hari Jumat mulai pukul 09.00 WIB di ruang 309. Kelas bahasa Arab gratis ini sebagai bentuk pengabdian terhadap masyarakat. Bahasa Arab sendiri termasuk salah satu dari lima bahasa yang ditetapkan sebagai bahasa resmi Persatuan Bangsa –Bangsa (PBB) disamping bahasa Inggris, Perancis, Mandarin, Spanyol dan Rusia. Sebagai pengajar kelas bahasa ini adalah Rosanah S.S, M.I.Kom, dosen sekaligus Kepala Program Studi Ilmu Komunikasi Usahid. Rosanah memiliki kompetensi dalam bidang ini mengingat gelar sarjananya diraih dari Jurusan Bahasa  dan Sastra Arab Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta

Teori Sedekah

Kajian Islami Universitas Sahid Surakarta pada hari Jum’at 20 Oktober 2017 menghadirkan Ustadz Drs. Hanifullah Syukri, M.Hum. sebagai pemateri. Dalam kajian yang rutin diadakan sebulan sekali ini Ustadz Hanif, begitu beliau biasapa disapa, menyampaikan materi teori sedekah yang terdapat di dalam Al-Qur’an Surat Al-Baqarah. Berikut rangkuman kajian tentang teori sedekah di dalam Surat Al-Baqarah merujuk pada Kitab Tafsir Ibnu Katsir :

  • Surat Al-Baqarah Ayat 264

 

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تُبْطِلُوا صَدَقَاتِكُم بِالْمَنِّ وَالْأَذَىٰ كَالَّذِي يُنفِقُ مَالَهُ رِئَاءَ النَّاسِ وَلَا يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ ۖ فَمَثَلُهُ كَمَثَلِ صَفْوَانٍ عَلَيْهِ تُرَابٌ فَأَصَابَهُ وَابِلٌ فَتَرَكَهُ صَلْدًا ۖ لَّا يَقْدِرُونَ عَلَىٰ شَيْءٍ مِّمَّا كَسَبُوا ۗ وَاللَّهُ لَا يَهْدِي الْقَوْمَ الْكَافِرِينَ

“Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu merusak sedekahmu dengan menyebut-nyebutnya dan menyakiti (perasaan penerima), seperti orang yang menginfakkan hartanya karena ria (pamer) kepada manusia dan dia tidak beriman kepada Allah dan hari akhir. Perumpamaannya (orang itu) seperti batu yang licin yang di atasnya ada debu, kemudian batu itu ditimpa hujan lebat, maka tinggallah batu itu licin lagi. Mereka tidak memperoleh sesuatu apa pun dari apa yang mereka kerjakan. Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang kafir.”